Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Wednesday, 24 August 2016

Profil Sylviana Murni, Dari None Jakarta Hingga Kandidat Wakil Gubernur Sandiaga Uno

Sandiaga Uno resmi didukung Partai Gerindra untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 mendatang. Walaupun demikian, siapa yang mendampingi Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur masih menjadi tanda tanya terutama jika dikaitkan dengan tarik menarik diantara partai koalisi kekeluargaan yang didalamnya ada Partai Gerindra.


Salah satu yang disebut-sebut selain Saefullah adalah Sylviana Murni. Keduanya juga berasal dari birokrasi yang dipandang telah mengerti pemerintah Jakarta.

“‎Ibu Slyvia ini salah satu sosok yang mumpuni, mewakili gender perempuan‎, kalau wakilnya perempuan tentu akan lebih baik dan menjadi angin segar bagi Ibukota Jakarta,” aku Sandi Uno, Senin (22/8) malam kemarin saat menghadiri undangan jamuan ‎makan malam dengan Komunitas Etnis Tionghoa di sebuah restaurant di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Sylviana Murni bernama lengkap Dr. Hj. Sylviana Murni ,SH,M.Si merupakan tokoh wanita Betawi. Merupakan puteri ketiga dari sepuluh bersaudara, Sylvi seratus persen Betawi. H. Dani Moerdjani, sang ayah yang merupakan anggota TNI dengan pangkat terakhir Kolonel, berasal dari Rawa Bunga, Jakarta TImur. Sedangkan Hj. Ni’mah, sang ibu, berasal dari Cikini, Jakarta Pusat.

Wanita cantik ini bahkan pernah menjadi None Jakarta pada tahun 1981. Ia juga pernah menulis buku tentang budaya betawi dengan judul “Nuju Bulanin ala Betawi (2011) dan Pernak Pernik Abang & None (2011).

Mengawali karir sebagai pegawai negeri sipil sebagai staf penatar di Badan Pembinaan Pendidikan dan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila ( BP7). Selama menduduki posisi ini, Sylvi tercatat sebagai pegawai teladan yang hampir tidak cacat dan banyak prestasi di mata negara.

Pernah cuti dari PNS karena terpilih sebagai anggota DPRD dari Golkar periode 1997-1999 hingga akhirnya kembali lagi ke posisi lama di PNS, serta pernah mengajar di sejumlah universitas. Maklum, Sylviana Murni telah mendapatkan gelar professor dan merupakan sedikit diantara PNS Pemprov yang bergelar Profesor.

Sylvi menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI pada tanggal 19 Oktober 2004. Ia juga pernah menjabat sebagai walikota Jakarta Pusat pada 21 April 2008 hingga perioda 2013 di era pemerintahan Fauzy Bowo. Saat menjadi Walikota Jakarta Pusat, ia berhasil membuat terobosan dengan  Pelayanan Terpadu Malam Hari yang menyediakan 23 layanan bagi masyarakat.

Jabatan berikut yang diembannya adalah menjadi Plt Walikota Jakarta Barat pada tahun 2013, Asisten Pemerintahan DKI Jakarta sebelum akhirnya diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja diera Gubernur Joko Widodo.

Di era pemerintahan Ahok, ia menjabat sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata.

Biodata Lengkap Sylviana Murni
Nama Lengkap : Sylviana Murni, Hj. Prof, Dr. SH,M.Si
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 11 Oktober 1958

Riwayat Pendidikan :
SD Baluel Jakarta Timur
SMP 44 Jakarta Timur
SMA 12 Jakarta Timur
S1 Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Jakarta
S2 Manajemen Kependudukan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta 1999
S3 Manajemen Pendidikan Fakultas Kependidikan Universitas Negeri Jakarta 2005
Kursus Singkat Demografi di Australian National University Australia 2003

Riwayat Karir:
Staf Penatar BP-7 DKI 1985-1987
Staf Biro Pembinaan Mental (Bintal) DKI 1987-1989
Kepala Sub Bagian Pendidikan Luar Sekolah Biro Bintal DKI 1989-1991
Kepala Sub Bagian Seni Budaya Biro Bintal DKI 1991-1995
Kepala Bagian Kebudayaan Biro Bintal DKI 1995-1997
Anggota DPRD DKI 1997-1999
Kepala Biro Bina Sosial DKI 1999-2001
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) DKI 2001-2004
Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI 2004-2008
Walikota Jakarta Pusat 2008-2013

Plt Walikota Jakarta Barat (2013)
Asisten Pemerintahan DKI Jakarta (2013)
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta (2013-2014)
Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata (2015-2016)

Sunday, 21 August 2016

Harga Rokok Rp 50 Ribu, Ini Komentar Iwan Fals


Wacana pemerintah menaikkan harga rokok menuai pro dan kontra. Berbagai kalangan masyarakat punya pandangan masing-masing mengenai hal tersebut. Termasuk dari musisi legendaris Iwan Fals.

Pemilik nama asli Virgiawan Listanto itu mengaku terkejut mendengar wacana pemerintah menaikkan harga rokok menjadi di atas Rp 50 ribu. Meski kini tidak merokok lagi, dia menilai wacana itu bakal membuat ribet kaum perokok.

"Hah? rokok mau Rp 50 ribu? waduh untung saya udah gak ngerokok lagi, kalo gak ya mumetlah," tulis Iwan Fals melalui akun media sosial Twitter miliknya, Minggu (21/8).

Seperti diketahui, pemerintah menggulirkan wacana untuk menaikkan harga rokok menjadi di atas Rp 50 ribu. Wacana tersebut bertujuan untuk mengurangi minat masyarakat membeli rokok.

Sebab selama ini, harga rokok di bawah Rp 20 ribu dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia.

Hal tersebut membuat orang kurang mampu hingga anak-anak sekolah mudah membeli rokok. Belum diketahui kapan wacana ini akan direalisasikan.

10 Negara dengan Harga Rokok Termahal di Dunia


https://rustan-cunguk.blogspot.co.id

Saat ini masyarakat Indonesia tengah dikejutkan dengan kabar kenaikan harga rokok yang akan mencapai Rp. 50.000 per bungkus. Meski baru sebatas gagasan dari hasil studi --yang belum tentu diterima pemerintah-- kabar ini sudah terlanjur membuat heboh dan menuai pro dan kontra.

Berdasar hasil studi yang dilakukan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH, jika harga rokok dinaikan menjadi Rp.50.000, 72 persen dari 1000 orang yang disurvei, mengaku akan berhenti merokok. 

Dengan alasan untuk menurunkan jumlah perokok juga, beberapa negara sudah memasang tarif mahal untuk sebungkus rokok, Australia contohnya.



Belum lama ini pemerintah Australia kembali menaikan pajak atas tembakau sebesar 12, 5 persen untuk tahun 2017-2020. Dengan peningkatan pajak ini, harga sebungkus rokok di Australia bisa mencapai 40 dollar atau sekitar Rp 400.000 pada 2020.

Sementara itu, Sebuah survei yang dilakukan Deutsche Bank 2015 mengungkap fakta, harga rokok di Indonesia diklaim paling murah di dunia.

Berikut adalah 10 negara dengan harga rokok paling mahal di dunia :

1. Australia

Harga rokok per bungkus di negara kanguru ini sekitar 25 AUS$ atau sekitar Rp260.000. harga ini adalah termahal di dunia.

2. Canada

Harga rokok di Canada juga tidak jauh berbeda dengan harga rokok di Australia. Di negara ini sebungkus rokok dibanderol dengan harga sekitar CA$16-20 atau sebesar Rp160.000 – Rp200.000.

3. Inggris

Harga rokok di Inggris juga hampir sama dengan harga rokok di kedua negara di atas, yaitu sebesar 10GBP atau sebesar Rp170.000.

4. Selandia baru

Selandia baru berencana untuk menghilangkan peredaran rokok pada tahun 2025 kelak, sehingga negara ini terus menaikkan harga rokok dari tahun ke tahun. Harga sebungkus rokok di negara ini saat ini mencapai Rp221.153..

5. Norwegia

Norwegia merupakan salah satu negara yang sangat keras melarang rokok, bahkan di negara ini terdapat larangan untuk memajang rokok di toko-toko. Harga sebungkus di Norwegia yaitu sekitar 75NOK atau sebesar Rp125.000

6. Irlandia

Rokok yang dijual di minimarket Irlandia dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu sekitar Rp90.997.

7. Skotlandia

Pemerintah Skotlandia telah melarang pemajangan rokok di minimarket atau di toko-toko. Pemerintah negara ini sangat khawatir jika generasi muda mereka akan merokok di usia muda dan akan mengganggu kesehatan mereka. Sehingga pemerintah Skotlandia membanderol harga rokok cukup mahal, yaitu sekitar Rp93.490 per bungkusnya.

8. Swedia

Harga rokok di Swedia juga terbilang cukup mahal yaitu sekitar 80SEK atau sekitar Rp125.000, harga rokok di Swedia ini sama dengan harga rokok di Norwegia. Bisa dikatakan termasuk salah satu Negara ini rokoknya paling mahal di dunia.

9. Islandia

Untuk menekan jumlah konsumsi rokok, pemerintah negara ini telah memberlakukan larangan jual beli rokok di minimarket. Bahkan negara ini juga merencanakan untuk membatasi jumlah penjualan rokok dengan pembeliannya harus disertai resep dokter. Harga sebungkus rokok di negara ini yaitu sekitar Rp94.362.

10. Amerika Serikat

Di negara Paman Sam ini, terutama di Kota New York dan Los Angeles, harga rokok mencapai harga Rp150.000 per bungkus.

Wacana Kenaikan Harga Rokok, Pemerintah Diminta Mengkaji Dampak Sosial-Ekonomi


Wacana kenaikan harga rokok dianggap mampu menjadi momentum bagi para perokok untuk berhenti atau setidaknya mengurangi konsumsi rokok.

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay berharap, masyarakat bisa memaknai wacana kebijakan tersebut dengan positif.

Namun, ia meminta pemerintah mengkaji wacana tersebut jika mau ditindak lanjuti menjadi kebijakan.

"Jangan sampai kenaikan harga rokok hanya menguntungkan pengusaha. Pemerintah harus memikirkan agar para petani tembakau juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka," kata Saleh melalui keterangan tertulis, Minggu (21/8/2016).

Kenaikan harga rokok, lanjut Saleh, juga jangan sampai hanya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dari cukai. Tujuan tersebut menurutnya bersifat sangat temporal dan sektoral.

"Harus dibangun argumen logis bahwa kenaikan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan," ucapnya.

Pembahasan formal dalam rapat komisi IX belum dilakukan. Namun pembicaraan antar-anggota secara informal, kata Saleh, sudah dilakukan.

Menurut dia, banyak anggota yang tak keberatan dengan wacana tersebut. Akan tetapi, jika pemerintah nantinya mau menerapkan kebijakan tersebut, pembahasannya harus dilakukan lintas komisi.

"Persoalan tembakau dan industri rokok ini tidak sederhana. Selain komisi IX, komisi IV, komisi VI, dan komisi XI pun dinilai akan ikut membicarakan masalah ini," tutur Politisi PAN itu.